Jumat, 11 Januari 2013

Media Komunikasi (bag. 4)

4). Telepon Genggam (Handphone) 
Awal telepon dibuat hanya terbatas pada telepon tetap (fixed line telephone). Namun sejak 3 April 1973 telah dikenal suatu teknologi telepon genggam atau yang sekarang banyak orang sebut dengan nama handphone (HP). Saat ini handphone banyak digunakan oleh masyarakat luas, selain untuk berkomunikasi ternyata handphone juga sudah menjadi bagian dari gaya hidup, penampilan, tren, dan prestise (gengsi).
Dengan kecanggihan teknologi, kini handphone dibuat dengan berbagai bentuk dan ukuran sehingga semakin menarik dan beragam. Fitur-fitur yang ditambahkan didalamnya juga sangat kompleks, mulai dari kamera digital, radio FM, pemutar MP3/MP4, video, dan berbagai jenis permainan yang menarik.
Teknologi telepon genggam atau telepon seluler merupakan gabungan dari teknologi telepon dengan teknologi radio, yang mengirimkan sinyal suara melalui gelombang radio. Karena bersifat nirkabel (wireless), maka telepon tersebut memungkinkan terjadinya komunikasi bergerak.
Di Indonesia terdapat dua teknologi handphone yaitu Global System for Mobile Comunication (GSM) dan Code Division Multiple Access (CDMA). Secara prinsip, beda antara keduanya adalah cara penggunaan kode dan pemancar frekuensi yang digunakan.

a. Global System Mobile Comunication (GSM) 
GSM awalnya merupakan akronim dari Group Special Mobile, sebuah badan gabungan dari para ahli di Amerika yang melakukan studi bersama untuk menciptakan suatu standar GSM. Kemudian akronim GSM diganti dengan Global System for Mobile Comunication. GSM mempunyai pengertian sistem telekomunikasi bergerak yang menggunakan sistem seluler telepon digital. 
Sistem ini memiliki banyak kelebihan dibandingkan dengan telepon tradisional. Diantaranya adalah suara yang dihasilkan menjadi lebih jernih, efisiensi spektrum atau frekuensi meningkat, mempunyai kemampuan optimal sistem yang ditunjukkan dengan kemampuan kompresi dan coding data digital. GSM menggunakan teknologi enkripsi (pengkodean) sebelum pesan suara dikirimkan sehingga keamanan data lebih terjamin. GSM beroperasi pada frekuensi 900 – 1800 MHz.
Teknologi digital ini juga menggunakan handset yang sangat ringan, simpel, dan kecil karena menggunakan semacam  chip digital untuk Subscriber Identification Module (SIM). Teknologi ini memungkinkan penambahan subscriber baru sebagai layanan tambahan seperti voice mail, call waiting, dan Short Message Service (SMS). 
Operator seluler di Indonesia yang mendominasi penggunaa teknologi GSM diantaranya adalah Telkomsel, Indosat, Axis, Exelcomindo, dan Three. 

b. Code Division Multiple Access (CDMA)
Untuk pertama kalinya,   Code Division Multiple Access (CDMA) digunakan pada Perang Dunia II oleh tentara sekutu untuk menggagalkan upaya Nazi Jerman dalam menyadap informasi dari mereka dengan cara mengacak pengiriman pesan. 
Informasi yang dikirim dan diterima biasanya berbentuk digital. Data digital ini kemudian dikirim sebagai sinyal radio melalui jaringan nirkabel dengan menggunakan kode unik untuk membedakan masing-masing panggilan. Dengan begitu, teknologi CDMA memungkinkan lebih banyak orang untuk berbagi gelombang udara pada saat bersamaan tanpa gangguan sinyal di udara.
CDMA menggunakan konsep multipath fading yaitu ketahanan sinyal terhadap pantulan gedung-gedung sehingga CDMA mampu menerima dan menggabungkan sinyal  menjadi lebih baik. Ada dua jenis telepon seluler yang mendukung penggunaan teknologi CDMA, yakni jenis pesawat yang dikatagorikan sebagai mobile handset dengan ukuran dan fungsi seperti ponsel pada umumnya, dan jenis pesawat berupa fixed wireless terminal yang bentuknya menyerupai telepon tradisional rumah biasa, namun nirkabel. 
Salah satu kelemahan sistem CDMA adalah cakupannya yang terbatas karena menggunakan frekuensi 1900 Khz. Berbeda dengan GSM yang menggunakan frekuensi 900 – 1800 MHz.  Semakin tinggi frekuensi, semakin kecil jarak yang bisa di-cover oleh sebuah Base Transceiver Station (BTS). Mulai tahun 2007 Indonesia sudah membuat standar frekuensi untuk sistem CMDA yaitu pada 800 Mhz. Operator seluler di Indonesia yang mendominasi penggunaa teknologi CDMA antara lain Telkom (Flexi), Bakrie Telekom (Esia), Mobile-8 (Fren), dan Smart. 
Telepon genggam dewasa ini berfungsi untuk melakukan dan menerima panggilan telepon, selain itu untuk mengirim dan merima pesan singkat atau SMS (Short Message Service). Untuk handphone kalangan menengah dan kelas atas, biasanya dilengkapi fitur untuk bertukar/berkirim foto/gambar melalui layanan MMS (Multimedia Message Service), browsing ke internet dengan layanan WAP (Wireless Application Protocol) dan GPRS (General Package Radio Service), bahkan ada juga yang bisa menonton televisi di handphone dan video call berkat fitur 3G (Third Generation). Dengan adanya fitur 3G, komunikasi dan cara memperoleh informasi menjadi lebih cepat, suara lebih jernih, bertukar data menjadi instan dan berbagai kemudahan lainnya bisa didapatkan.
Reade more >>

Selasa, 26 Juni 2012

Proses Alam Eksogen

Tenaga eksogen ialah tenaga yang berasal dari luar bumi yang berpengaruh terhadap permukaan bumi. Tenaga eksogen dapat menyebabkan relief permukaan bumi berubah. Proses perubahan muka bumi dapat berlangsung secara mekanis, biologis, maupun secara kimiawi. Tenaga eksogen ini menyebabkan terjadinya pelapukan, erosi, gerak massa batuan, dan sedimentasi yang bersifat merusak bentuk permukaan bumi.

1) Pelapukan
Pernahkah kamu melihat batuan besar yang terus-menerus kena panas dan hujan berselang-seling sehingga  batuan tersebut menjadi lapuk? Pelapukan merupakan proses hancurnya batuan  dari yang besar menjadi batuan yang kecil. Terjadinya pelapukan disebabkan faktor batuan, iklim, topografi, vegetasi. Menurut proses terjadinya, pelapukan dibedakan atas pelapukan mekanik, pelapukan kimiawi, dan pelapukan biologis.

a) Pelapukan Mekanik
Ketika  terkena sinar  matahari,  volume batuan mengembang. Ketika  terkena air hujan atau penurunan suhu di malam hari,  volume batuan mengecil. Jika hal ini berlangsung terus-menerus,  batuan akan retak-retak dan lepas selapis demi selapis. Akhirnya, batuan tersebut menjadi hancur. Peristiwa hancur dan terlepasnya material dari batuan induk tanpa mengalami perubahan unsur kimia yang dikandungnya disebut
pelapukan mekanik (fisik).



b) Pelapukan Kimiawi
Pada pelapukan ini, peristiwa hancur dan terlepasnya material dari batuan induk disertai perubahan unsur kimia. Perubahan unsur kimia terjadi ketika unsur mineral batuan bereaksi dengan unsur kimia yang berasal dari luar, misalnya dengan oksigen atau air. Pelapukan  ini sering  terjadi di daerah tropik dengan batuan kapur. Contoh pelapukan kimiawi ialah stalaktit  dan stalagmit.


c) Pelapukan Biologi atau Pelapukan Organik
Pernahkah kamu melihat tembok atau batu yang lembab ditumbuhi lumut, atau berlubangnya batuan oleh semut? Nah, itu salah satu bentuk pelapukan organik. Pada pelapukan ini,  peristiwa hancur dan terlepasnya material dari batuan induk disebabkan oleh kegiatan makhluk hidup: vegetasi, hewan, dan manusia. Pelapukan biologi biasanya diikuti oleh pelapukan kimiawi.

2) Erosi
Batuan yang telah lapuk secara berangsur-angsur akan dikikis dan dipindahkan ke tempat lain oleh tenaga eksogen. Proses pengikisan dan pengangkutan material hasil lapukan itulah yang disebut erosi.
Berdasarkan bentuknya, erosi terbagi seperti berikut.
  1. erosi percik: terlepas dan terlemparnya partikel tanah akibat pukulan butir hujan secara langsung
  2. erosi permukaan
  3. erosi alur: terjadi karena adanya aliran permukaan yang terkumpul atau terpusat dan membentuk alur-alur
  4. erosi parit: terjadi karena adanya aliran permukaan yang terpusat, runtuhnya saluran-saluran air di bawah permukaan tanah, atau karena adanya tanah longsor yang bentuknya memanjang.
  5. erosi tebing


Reade more >>

Jumat, 22 Juni 2012

Media Komunikasi (bag. 3)

3). Televisi 
Televisi diciptakan berawal dari ditemukannya cakram metal (logam kecil) yang berputar dan memiliki banyak lubang oleh Paul Nipkov sekitar tahun 1883. Jika kita lihat perkembangannya dapat diurutkan sebagai berikut: 
  • Tahun 1861, Coleman Sellers menciptakan mesin pemutar slide pertama yang dinamakan Kinematoskop. 
  • Tahun 1891, William K.L. Dickson berhasil megambil gambar bergerak. 
  • Tahun 1897, Ferdinand Braund ahli fisika Jerman membuat tabung katoda sinar-X (Cathode Ray Tube). 
  • Tahun 1907, tabung CRT mulai digunakan untuk membuat gambar televisi. Thomas Edison juga menciptakan film bersuara yang pertama di dunia.
  • Tahun 1923, Vladimir Kosma Zworykin menemukan tabung televisi untuk pertama kalinya. 
  • Tahun 1925, John Logie Baird melakukan siaran televisi pertama di Amerika. 
  • Tahun 1927, dihasilkan film-film dengan suara. ■ Tahun 1930, siaran televisi untuk umum pertama di Amerika.
  • Tahun 1936, siaran televisi pertama di Londom dengan format hitam putih. 
  • Tahun 1951, siaran televisi berwarna pertama kali disiarkan oleh CBS 
  • Tahun 1954, televisi digunakan sebagai media promosi. 
  • Tahun 1972, Sistem televisi berlangganan (TV kabel) dikenalkan oleh stasiun televisi HBO di Amerika.
Hingga sekarang telah muncul berbagai jenis dan bentuk televisi seperti televisi layar datar LCD (Liquid Crystal Display), televisi layar lebar dengan sistem home theater HDTV (High Definition Television), televisi DLP (Digital Light Processing) dan Televisi Plasma. 

Televisi merupakan alat penerima informasi berupa gambar dan suara secara langsung pada saat yang bersamaan (real-time) dengan cara mengirimkan sinyal-sinyal elektronik melalui kabel dan serat optik, atau dengan menggunakan gelombang elektromagnetik. Televisi dapat dipasangkan dengan DVD Player untuk menampilkan informasi yang tersimpan dalam piringan DVD. 

Kata televisi berasal dari dua suku kata, yakni tele (bahasa Yunani) yang berarti jauh dan visi atau vision (bahasa Inggris) yang berarti penglihatan. Jadi, televisi mempunyai arti “melihat jauh”. Maksudnya, melalui televisi kita dapat melihat gambar dan mendengar suara secara bersamaan.

Televisi yang kita kenal terdiri dari dua jenis, yakni televisi hitam putih dan televisi berwarna. Secara umum kita dapat membedakan antara televisi hitam putih dan televisi berwarna dari warna yang dihasilkan. Pada televisi hitam putih tidak dapat dilihat gambar yang sesuai dengan warna aslinya. Apa pun yang terlihat di layar kaca hanya tampak warna hitam dan putih. Hal ini sangat berbeda dengan televisi berwarna, yakni warna gambar yang tampil di layar akan terlihat menyerupai aslinya.

Gambar yang kita lihat dan suara yang kita dengar dari televisi adalah hasil produksi dari sebuah rekaman kamera. Objek gambar dan suara yang ditangkap oleh kamera akan dipancarkan oleh pemancar televisi (transmitter). Pada pemancar televisi, informasi audio dan visual yang didapat awalnya akan diubah menjadi sinyal listrik dan kemudian ditransmisikan oleh pemancar ke pesawat penerima (receiver) televisi. Pesawat televisi akan mengubah sinyal listrik yang diterima menjadi objek gambar dan suara yang utuh sesuai dengan objek yang ditransmisikan. Televisi telah banyak dimanfaatkan dalam berbagai kegiatan, seperti kegiatan sosial, bisnis dan sains serta sebagai sumber informasi dan hiburan.

Saat ini terdapat bentuk lain dari televisi yaitu CCTV (Close Circuit Television) yang banyak digunakan sebagai alat keamanan. Petugas keamanan yang ada di gedung menggunakan CCTV yang dihubungkan dengan kamera pengawas untuk memantau daerah tertentu yang diawasinya sehingga jika terjadi sesuatu, maka akan dapat direkam dan terlihat pada kamera CCTV tersebut.
Reade more >>

Rabu, 06 Juni 2012

Media Komunikasi (bag. 2)

Media Komunikasi Modern 
1). Telegraf 
gambar telegraf
Alat ini ditemukan oleh Samuel Finley Breese Morse, Sir William Cook, dan Sir Charles Wheatstone pada  tahun 1837. Menurut sejarahnya, pada tahun 1793 ditemukannya jalur telegraf optic jarak jauh oleh Claude Chape. Kemudian tahun 1843, Samuel FB. Morse membuat jalur telegraf listrik jarak jauh. Telegraf adalah alat komunikasi yang menggunakan peralatan listrik untuk mengirimkan dan menerima sinyal sesuai dengan kode dalam bentuk pulsa listrik. Di dalamnya terdapat kabel-kabel tembaga yang berguna untuk mengirimkan sinyal jarak jauh. Sinyal-sinya tersebut merupakan kode-kode sederhana yang mewakili pesan yang dikirim. Kode tersebut dikenal dengan nama kode morse yaitu sebuah sistem pengiriman pesan dengan perpaduan suara yang  panjang (diwakili dengan tanda garis penghubung) dan pendek (diwakili dengan tanda titik-titik) untuk mengkodekan bermacam-macam huruf, angka dan karakter yang lain.Secara garis besar, cara kerjanya adalah data dikirim oleh operator telegraf dengan cara menerjemahkan teks yang dikirim menggunakan peralatan telegraf, oleh peralatan tersebut data dikirim melalui kabel listrik berupa pulsa listrik dengan arus panjang dan pendek seperti pada kode morse.  Pulsa listrik diterima oleh peralatan telegraf pada lokasi penerima, lalu diterjemahkan oleh operator menjadi barisan teks yang kemudian akan disampaikan kepada alamat yang dituju.  Lama pengiriman data ditentukan oleh jauh dekatnya jarak antar lokasi.Meski sudah berkembang alat
komunikasi yang lebih canggih, telegraf masih dipergunakan untuk  keperluan navigasi pelayaran, pesawat udara, dan komunikasi di  bidang kemiliteran.

2). Telepon 
telepon ericsson
Beberapa puluh tahun yang lalu terjadi kontroversi tentang siapa yang telah menemukan pesawat telepon.  Selama ini yang kita kenal adalah Alexander Graham Bell sebagai penemunya. Sebenarnya bukan, setelah berbagai kontroversi dan pengakuan para ilmuan jaman dulu, mulai dari Elisha Gray (Amerika), Philipp Reis (Jerman), dan Alexander Graham Bell (Amerika) ternyata dalam sebuah kongres di Amerika Serikat menyatakan bahwa yang menemukan pesawat telepon adalah seorang berkebangsaan Italia yang bernama Antonio Meucci (Dikutip dari Detikinet.com). Kalau kita lihat sejarah perkembangan telepon, dapat kita uraikan sebagai berikut:
  • Tahun 1889, Almond Stroger menciptakan telepon yang dapat langsung berhubungan dengan nomor telepon yang lain tanpa melalui operator.
  • Tahun 1906, Lee de Frost menemukan tabung vakum untuk menguatkan gelombang suara pada telepon.
  • Tahun 19418, telah dilakukan panggilan telepon antar benua di dunia.  
  • Tahun 1948, Perusahaan Bell Telephone mengembangkan penggunaan transistor untuk telepon.
  • Tahun 1962, Telstar satelit komunikasi pertama dikirim ke orbitnya untuk melayani telepon jarak jauh.
  • Tahun 1980, penggunaan kabel serat optik sebagai saluran komunikasi antar benua lewat bawah laut.
  • PSTN, penggunaan telepon untuk Voice Chatting.
Telepon adalah peralatan yang mengubah suara menjadi energi listrik dan mengirimkannya melalui kabel jaringan telepon dan sebaliknya mengubah energi listrik dari kabel jaringan telepon menjadi suara. Telepon berasal dari bahasa Yunani, tele, berarti jauh dan phone berarti suara.  Telepon terdiri atas empat bagian utama, yaitu mekanisme dialing, transmitter, ringer dan receiver.
  • Mekanisme Dialing,  bagian ini memungkinkan seorang penelpon memasukkan nomor telepon yang ingin dihubungi. Biasanya terdiri dari 12 tombol yaitu angka 10 tombol (dari 0 sampai 9), 2 tombol simbol yaitu bintang (*) dan tanda pagar (#).
  • Transmitter, disebut juga pemancar atau microfon yang berfungsi untuk mengubah suara menjadi arus listrik kemudian dikirimkan kembali melalui kabel telepon. Pemancar ini ada 2 jenis yaitu pemancar listrik (electric transmitter) dan pemancar karbon (carbon transmitter).
Electric Transmitter,   di dalamnya terdapat diafragma berbentuk bulat dan sebuah  foil listrik yang dipasang di belakangnya. Suara akan menyebabkan diafragma bergetar dan getaran itu akan menimbulkan arus listrik pada foil listrik.Pemancar Karbon,   di dalamnya terdapat diafragma terbuat dari aluminium dan ada logam kecil yang berbentuk kubah yang berfungsi untuk meningkatkan tekanan ruang karbon. Semakin kuat tekanan ruang karbon, maka akan semakin kuat arus listrik yang mengalir pada kabel telepon.
  • Ringer, berfungsi sebagai sinyal berupa bunyi-bunyian yang menandakanbahwa ada telepon yang sedang masuk. Ringer, awalnya terbuat dari sebuah lonceng kecil. Namun, sekarang ini diganti dengan sebuah Chip yang memungkinkan bunyi penanda telepon masuk berubah menjadi sebuah nada lembut (polyponic ringtone) dan bahkan sebuah musik/lagu.
  • Reciever, disebut juga sebagai penerima yang berfungsi sebagai pengubah arus listrik menjadi suara.
Reade more >>

Sabtu, 12 Mei 2012

Media Komunikasi (bag. 1)

Media Komunikasi Tradisional (Kuno) 

1). Asap
Media komunikasi ini tergolong unik dan sangat populer digunakan oleh bangsa Indian di Amerika. Asap dapat digunakan untuk mengirimkan informasi rahasia kepada teman maupun lawan. Dalam berkomunikasi menggunakan asap, tidak ada kode-kode yang baku sehingga tidak semua orang dapat membaca maksud dari kepulan asap yang dikirim. Namun yang umum dan sering kita lihat di beberapa film, asap dapat digunakan untuk meminta bantuan ketika seseorang sedang tersesat di hutan dengan cara menunjukan keberadaannya menggunakan asap. Atau mungkin kamu pernah ikut dalam kegiatan Pramuka dimana mereka menggunakan asap dalam suatu permainan pesan berantai.

2). Kentongan 
Pada masa kerajaan, kentongan digunakan untuk menyampaikan pesan dan perintah dari sang raja kepada rakyatnya. Petugas kerajaan cuku memukul kentongan dan dalam beberapa saat kemudian rakyat bergegas kumpul di tempat yang sudah biasa digunakan untuk pertemuan antara raja dengan rakyatnya untuk menyampaikan informasi. Meskipun saat ini teknologi sudah semakin canggih, namun sebagian masyarakat tidak bisa meninggalkan media komunikasi tradisional ini khususnya di daerah pedesaan yang digunakan sebagai sarana ronda malam. Ada juga kentongan yang bentuknya cukup besar atau yang sering disebut ”bedug” digunakan oleh masyarakat sebagai penanda waktu sholat tiba. Dalam penggunaannya, kentongan dipukul dengan irama yang berbeda-beda sesuai kejadian yang akan dan sedang terjadi. Misalnya, tanda kentongan yang menandakan adanya kebakaran rumah, adanya bencana banjir, adanya pencurian, atau akan adanya gerombolan pasukan lawan yang datang menyerang dimasa peperangan kerajaan zaman dahulu.
berbagai bentuk kentongan
Gambar  1.2 Kentongan dengan berbagai bentuk
Sumber: museumtelekomunikasi.wordpress.com
3). Prasasti 
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, prasasti merupakan piagam yang tertulis pada batu, tembaga, dan sebagainya. Prasasti merupakan sumber sejarah penting untuk mengungkap peristiwa masa lalu. Prasasti merupakan sumber dokumen tertulis yang orisinil dan pasti terjamin keasliannya sebagai peninggalan masa lalu. Menurut Matrical Eulogitic Inscription, Ms. Dannel, Sanskrit Dictionary, Prasasti berarti tulisan yang berisi pujian dan merupakan anugerah yang diberikan seorang raja kepada rakyatnya dan berlakunya secara turun temurun. Istilah tersebut dalam Negara Kertagama dikatakan sebagai purwasarirareng prasatyalama tan rinaksan iwo, yang berarti hak-hak istimewa yang sejak dahulu dilindungi oleh prasasti kuno.

4). Daun Lontar
Selain prasasti, daun lontar juga digunakan sebagai alat komunikasi masa lalu. Daun lontar adalah daun dari pohon siwalan yang dikeringkan. Daun lontar dikenal juga sebagai daun pohon Nira. Daun lontar di pakai untuk menulis naskah dan kerajinan. Naskah dari lontar banyak ditemukan di Sunda, Jawa, Bali, Madura, Lombok, dan Sulawesi Selatan. Sedangkan kerajinan dari lontar digunakan untuk bahan baku atap rumah dan produk utama anyaman serta kipas.


Reade more >>

Template by : kendhin x-template.blogspot.com